Selasa, 05 Juni 2012

Sumpit

Sumpit
mi ku digoyang-goyang
ketemu ayam ketemu sayur
berebut tenggorokan

Negeriku goyang-goyang
tidak disumpit
ketemu ayam ketemu sayur
berebut sumpit
kegilaan


Neili,6/4/2012

Sabtu, 31 Maret 2012

Smoky wings

Sepenggal tulisan buta
dari lengkung alismu yang mengarah ke langit
memicu debur sinar matanya mengembun pagi
di cumbu cakrawala yang telah lelah
Michelle,petiklah gelombang dari pijarmu
Pelita satu-satu memakai busana peranmu
Disurga mana Angin akan bertukar dengan tubuhnya
Mengelupaskan janji-janji basah,lembab dengan lambaian yang berat

kusentuh paruhmu semakin menggigil dingin di kutub,
mimpi-mimpi
kuselimutkan dalam kertas malammu,debu yang menghanyutkan
sehambar laut yang merindu pantai
yang bersembunyi mencari jalan temu

Suara yang parau untuk berkemas
dan sisik langitnya yang menangis
seorang bidadari kecil menyusun gerimis
mengantar segala yang tertinggal dan tersembunyi

Temui dirimu yang terkunci rapat
oleh Tahun-tahun yang sempat berhenti merebakkan wangi
peluklah
luka,duka,suka,tangis,bahagia,sedih
dengan wangi sayapmu yang gaib

RUMAH SETELAH AKU

Kurasa ini adalah jarak tempuh yang jauh
kita terpencar bagai koin sisi mata uang,tiap sisi yang lain adalah roh  misterius
dengan muka yang gelap
dan koin-koin yang kita cipta,mereka menari bimbang
berserak begitu saja mengendap dalam kertas yang tembus pandang
lalu dunia dan bayangan melemparnya diatas atap tua yang bisu

Hujan dan mendung ini adalah teman baruku yang sedikit manja dan nggilani
 (kata temenku)
senyumnya yang singkat
tak lagi padat
kupeluk merdu rapuhnya kemarau sore ini sampai sepeggal malam buta
sepertiga
ku antar kau dan kehidupan ini sampai kelokan
yang tak jauh dari angannya berlari jauh kini menembus awan
menemukan kembali lingkaran dunia yang rata

Malaikat 26

Segumpal waktu yang tiba-tiba saja menyelinap dalam selimutku
yang senyumnya mulai menguning padi, pagutlah lagi! Langit-langit tua
kamarku 
hanya tergambar wajahku yang telah dua puluh, bahkan lebih
dan  lelampu yang serupa, menyerupai wangi
tahun lalu sebelumnya,
dan telah kulupakan
di pantai mana aku menulis nama-nama dan mencelupkanya
dalam debur kabut satu persatu
kemudian mataku hanya bisa mencumbuinya dari pematang yang jauh

Wahai pagi yang merapalkan banyak mantra saat bersua
Masihkah kau terbang mencari keseimbangan dengan sepasang sayapmu yang rapuh itu?
cepatlah terpejam esok kita benahi banyak janji
Wahai malam yang menyamarkan bentuk hati
Masihkah kau di sana bersua dengan malaikat yang tak religius itu?
lanjutkan hidupmu yang sebentar 'kan mengurai petang yang gelap
Begitu ingin sertakan sketsa buram ini di atas kertas-Mu penuh tulisan rapih
untuk fikiranku yang terus  mengembara menelusuri palung rautnya
jauh kedalam matanya yang keperakan
mengintip mimpi yang masih menjadi mimpi

Sabtu, 30 Januari 2010

BOLEHKAH AKU JOIN IN??

Itu matahari-Mu disana,debu dan kertas akan melumut dan terbenam
Pantai-pantai di siang kecut,menghambarkan keasinan ejaanku yang berhambur
kesana-kesini,Rembulan itu apa itu kapalku?,(padahal jaring dan seserku hilang)
malam dan siang apa itu ikan?coba-coba eh ko coba-coba yang pasti dunk(assskum...namun....tetapi...,ahk..bodo'..sikaaat)
Coba,tanganku menggenggam bintang bukan disakumu,
langit disimpan di kloset(kapan dipugar?,padahal sudah seabad) dan kakiku itu tambah ngilu
belum dilembah belum di kaki langit usia itu mengukur rambut ikalnya
(seolah aku tergesa)
jarak baca semakin ditambah..

wah..wah..dimana neh??semakin bingung,gak karuan,,preeet
(lupa dimana naruh otak,lupa dimana ngumpetin Tuhan)
Cuih,,,basi banget liurnya(wih,,ada jangkriknya juga)
jam-jam yang digantung nglilir ga pernah pake sisir,
seolah padahal sedetik kedepan mungkin aku minum dari membatin..
malah gak kenal seh///"aku..aku..itu kamuuu"...mlengos
('dasar kopoken,budeg,nggawe nek,tek kepruk ae'..preet)

he,,he,,(nyengir minta dikasihani)
"boss piye kabare?may i join in??(cah edan ngomong opo???tukul)

he.he..(pringas-pringis sitik),"boleh aku nyontek dikit tulisan-Mu??dikit aj..
biar aku ngga ngintipin terus PR nya si bedul" (penyair jalanan pasar senen.lulusan UGM versi th 3000,mahasisa Kedokteran UNDIP,sastrawan,budayawan,best seller dalam bukunya"TIDAK PERNAH TERCETAK",GERIMIS ITU EJAKUASI DINI",DISANA HUJAN DISINI LAGI PADA TIDUR"calon penghuni makam di sentanu)

"mulai bosen nih, boss,soal dan jawabanya kan nggak sama kyak punya si bedul..

14 ke 14

kamu lewat tapi ko ngga mampir seh..huffft
(padahal aku lagi gak udud,nge-teh,)kentekan..
dari ibnu bin jabir bin jebul yang matruk dikisahkan"ora ana jangkrik ngerik nang musim udan,kaya disimpen
nangumahe mas Harut-Marut (titip cinta,hasrat,berawal dari satu #,bulan hari dan dua persembahan)
ati2 atiku ora dolan awan tekan sore,tapi cebrik lungkane rung pada garing,,ringgo??(apa garing ra bs di enggo??,
Bukan hujan disana disini gerimis lagi pada tidur,bayangan klentap,,
nangkring nangkurungan padahal gledek ora bisa di sruputi tok sitik

aH,nge-teh maning bae,(padahal kurang kumplit langka kriyikane)
ketika angin kembali pulang ke ranjang-Nya,"will you depend on this to lead you there"?dan sebenernya aku mulai rindu 14 ke14
dari satu# kress ketukan,sebulan dari dua persembahan yang akan terlewat begitu saja

Rabu, 30 September 2009

gabung disini kawan supaya aku bisa dapet ilmu dari kalian2..